Kuliah Tamu Departemen Ilmu Ekonomi FEB UI: “The Economics of Climate Change: The Case of Indonesia”

Depok, 12 November 2025 – Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “The Economics of Climate Change: The Case of Indonesia” yang menghadirkan Prof. Budy P. Resosudarmo, Professor in Development and Environmental Economics di Arndt-Corden Department of Economics, Australian National University.

Kegiatan ini dilaksanakan secara luring (offline) di lingkungan FEB UI, khusus bagi mahasiswa Departemen Ilmu Ekonomi, pada Rabu, 12 November 2025 pukul 11.00–13.00 WIB.

Dalam sesi kuliah tamu ini, Prof. Budy membahas keterkaitan erat antara perubahan iklim dan pembangunan ekonomi di Indonesia. Ia menyoroti bahwa pendekatan ekonomi terhadap isu lingkungan di negara berkembang seperti Indonesia harus berfokus pada pembangunan berkelanjutan (sustainable development) — dengan memperhatikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pemerataan sosial, dan kelestarian lingkungan.

Prof. Budy menjelaskan perjalanan ekonomi Indonesia yang sejak awal bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam seperti minyak, gas, dan hutan. Meskipun strategi tersebut berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun meninggalkan tantangan serius berupa degradasi lingkungan dan meningkatnya emisi karbon.

Dalam konteks kebijakan iklim, Indonesia telah berkomitmen menurunkan emisi karbon sebesar 31,89% melalui upaya domestik dan hingga 43,2% dengan dukungan internasional pada tahun 2030, serta menargetkan Net Zero Emission pada 2060 atau lebih cepat. Prof. Budy menekankan bahwa implementasi komitmen ini membutuhkan koordinasi lintas sektor dan dukungan semua pihak — pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil — agar transisi menuju ekonomi hijau (green economy) dapat berjalan adil dan efektif.

Ia juga menyoroti beberapa tantangan utama, seperti potensi kebocoran kebijakan (policy leakage), efek pantulan (rebound effect), serta dampak sosial yang cenderung lebih berat bagi kelompok masyarakat berpendapatan rendah. Oleh karena itu, pendekatan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan menjadi kunci dalam menghadapi perubahan iklim.

Sebagai penutup, Prof. Budy menegaskan bahwa masa depan pembangunan Indonesia harus berorientasi pada keberlanjutan: “Pertumbuhan ekonomi yang sejati adalah pertumbuhan yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan saat ini, tetapi juga menjamin kualitas hidup generasi mendatang.”

Kuliah tamu ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa yang hadir. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Departemen Ilmu Ekonomi FEB UI semakin memahami pentingnya peran ekonomi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan.

Kontak: depie@ui.ac.id
Website: https://econ.feb.ui.ac.id
Instagram: @depie_febui